Selamat Datang di Portal Ponpes As-Sujuudiyyah

Rijalul Hadits


Biografi Singkat Rijalul Hadits


A. Riwayat Imam Bukhori


1. Abu Hurairah R.A.

Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadist Nabi Shallallahu alaihi wassalam , ia meriwayatkan hadist sebanyak 5.374 hadist.
Abu Hurairah memeluk Islam pada tahun 7 H, tahun terjadinya perang Khibar, Rasulullah sendirilah yang memberi julukan “Abu Hurairah”, ketika beliau sedang melihatnya membawa seekor kucing kecil. Julukan dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam itu semata karena kecintaan beliau kepadanya.
Allah Subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Rasulullah agar Abu Hurairah dianugrahi hapalan yang kuat. Ia memang paling banyak hapalannya diantara para sahabat lainnya.

2. Salamah

Salamah bin Amr bin Akwa al Aslami RA, atau lebih dikenal dengan nama Salamah bin Akwa, nama kunyahnya Abu Iyas. Nama ayahnya adalah Amr Ibn al-Akwa . Salamah berba'iat kepada Nabi SAW bersama-sama kaumnya dari Bani Aslam.  Salamah bin Akwa RA, seorang anak berusia 12 atau 13 tahun yang selain merupakan seorang perawi hadits, Salamah RA juga mempunyai kemampuan berlari sangat cepat, bahkan melebihi kecepatan kuda yang berlari. Ia juga mempunyai ketrampilan memanah yang sangat baik. Hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Salamah terdapat pada imam sittah (Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah)

3. Hasyim

Hasyim Ibn Al-Qosim Ibn Muslim Ibn Muqsim Al-Laitsi Abu Al-Nadhr al-Baghdadi al-Hafidh. Beliau meriwayatkan hadits dari 'Ikrimah Ibn umar, Huraiz Ibn Utsman, Waraqa' Ibn Amr, dan lain-lain. Abu al-Nadhr dilahirkan pada tahun 134 H dan wafat pada bulan Dzul-Qo'dah tahun 205 atau 207 H. Ibnu Mu'in, Ibnu Al-Madini, Ibnu Sa'id, dan Ibnu Hatim mengatakan bahwa Hasyim adalah seorang yang kuat hafalannya. Al-ajali al-baghdadi mengatakan bahwa penduduk baghdad sangat senang dengan keberadaan Hasyim. Abd al-Barr mengatakan bahwa para ulama sepakat bahwa hasyim adalah seorang yang jujur. Imam Nasa'i mengatakan bahwa hasyim adalah seorang yang tidak bermasalah. Al-Hakim mengatakan bahwa Hasyim adalah seorang penghafal hadits yang kuat (Hafidh Tsabt).

B. Riwayat Muslim


1. Ubaidillah Ibn Musa

Ubaidillah Ibn Musa Ibn abil Mukhtar Al-Kufi. Dia meriwayatkan hadits dari Isma'il Ibn Abi Kholid, Hisyam Ibn Urwah, Aiman Ibn Nabil, Ma'ruf Ibn Khorbud, A'masy, Harun Ibn Sulaiman al-Farro', Ibnu Adam Al-Maharibi, Muhammad Ibn Abdurrohman Ibn abu laili, At-Tsauri, Hasan Ibn Sholih, Yunus Ibn abi Ishaq, Al-Auza'i, Ibnu Juraih, Utsman Ibn Al-Aswad, Isroil, Handzolah Ibn Abu Sufyan, Zakaria Ibn Abi Zaidah, Syaiban, Abd Al-Aziz Ibn Siyah, Musa Ibn Ubaidah Al-Robadzi, dan Thoifah. Abu Hatim berkata bahwa Ubaidillah Ibn Musa adalah orang yang jujur dan kuat hafalannya. Abu Nu'aim lebih tsiqoh dari Ubaidillah Ibn Musa namun Ubaidillah Ibn Musa adalah yang paling tsabt  menurut Israil. Ubaidillah Ibn Musa adalah seorang alim Al-Qur;an di luar kepala. Ubaidillah Ibn Musa wafat pada tahun 213 H sedangkan menurut Ibnu Syaibah dia wafat pada tahun 214 H pada bulan Dzul Qo'dah. Lahir pada tahun 128 H. Diriwaytkan darinya hadits-hadits imam sittah (Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah)

2. Ishaq Ibn Manshur

Nama lengkap beliau adalah Ishaq Ibn Manshur Ibn Bahram Al-Kausaj Abu Ya'qub At-Tamimi Al-Marwazi. Dia meriwayatkan hadits dari Ibnu Uyainah, Ibnu Namis, Abdur Rozaq, Abu Daud al-Thulayisi, Ja'far Ibn 'Aun, Basyar Ibn 'Amr, Ibnu Mahdi. Ishaq Ibn Manshur adalah murid dari Imam ahmad Ibn Hanbal, Ishaq Ibn Rohawiyah, Yahya Ibn Mu'in, dan lalin-lain. Imam Muslim mengatakan bahwa Ishaq Ibn Manshur adalah salah satu dari Imam ashabul hadits yang kuat hafalannya (tsiqoh) dan dapat dipercaya. Imam Nasa'i mengatakan bahwa Ishaq Ibn Manshur Tsiqoh Tsabt. Al-Hakim berkata bahwa Ishaq Ibn Manshur adalah salah satu Imam ashabul hadits yang zuhud dan berpegang teguh pada sunnah. Ishaq Ibn Manshur wafat pada hari Senin bulan Jumadil Ula tahun 251 H di Naisabur dan dimakamkan pada hari Selasanya.


3. Ali Ibn Abi Thalib

Nama Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muththalib bin Hasyim. Abu Thalib adalah saudara kandung Abdullah bin Abdul Muththalib, ayah baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Jadi Ali bin Abi Thalib adalah saudara sepupu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau dijuluki Abul Hasan dan Abu Turab.
Mayoritas ahli sejarah Islam menganggap bahwa Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah orang kedua yang masuk Islam setelah Khadijah radhiyallahu ‘anha, di mana usia beliau saat itu masih berkisar antara 10 dan 11 tahun. Ini adalah suatu kehormatan dan kemuliaan bagi beliau, di mana beliau hidup bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan terdepan memeluk Islam. Bahkan beliau adalah orang pertama yang melakukan shalat berjamaah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana ditulis oleh al-Askari (penulis kitab al-Awa`il).

4. Muhammad Ibn Ali

Muhammad Ibn ali Ibn Al-Husain Ibn Ali Ibn Abi Tholib al-Hasyimiy, dikenal juga dengan Abu Ja'far, ibunya adalah anak perempuan Hasan Ibn 'Ali Ibn Abi thalib. Muhammad Ibn ali meriwayatkan hadits dari ayahnya (Husain Ibn Ali), kedua kakeknya (Hasan dan Husain Ibn Ali), dari kakek buyutnya (Ali Ibn Abi Thalib), Muhammad Ibn hanifah, Abdullah Ibn Ja'far Ibn Abi Thalib, Samrah Ibn Jandab, Ibnu 'Abbas, Ibnu Umar, Abu Hurairoh, 'Aisyah, Ummu Salamah, Abu Sa'id Al-Khudzriy, Jabir, Anas, dan lain-lain. Ibnu Sa'id berkata bahwa Abu Ja'far adalah seorang yang kuat hafalannya dan banyak meriwayatkan hadits. Al-Ajali Al-Madani mengatakan baha Abu Ja'far adalah seorang yang kuat hafalannya. Ibnu al_barqiy mengatakan bahwa Abu Ja'far adalah seorang ahli fiqh yang utama. Imam Nasa'i mengatakan baha Abu Ja'far termasuk jajaran ahli fiqih dari golongan tabi'in Madinah.

5. Abdullah Ibn Hasan

Abdullah Ibn Hasan Ibn Hasan Ibn Ali Ibn Abi Thalib Al-Hasyimi al-Madani Abu Muhammad. Ibunya adalah anak perempuan dari Husain Ibn Ali Ibn Abi Thalib. Abdullah ibn Hasan meriwayatkan hadits dari ayah dan ibunya, anak paman kakeknya (Abdullah Ibn Ja'far Ibn Abi Thalib, pamannya dari jalur ibu (Ibrahim Ibn Muhammad Ibn Thalhah), Al-A'raj, 'Ikrimah, dan lain-lain. Yahya Ibn Al-Mughiroh Al-Razi dari Jarir berkata: jika Abdullah Ibn Hasan meriwayatkan hadits kepada Mughirah maka Mughiroh berkata "ini adalah riwayat yang benar". Mush'ab al-Zubairi berkata: saya tidak melihat seorang dari ulama'-ulama' kami yang memiliki kemulyaan sebagaimana kemulyaann yang dimiliki oleh Abdullah Ibn Hasan. Abdul Kholiq mengatakan bahwa Abdullah Ibn Hasan adalah seorang yang kuat hafalannya dan dapat dipercaya. Abdullah Ibn Hasan wafat pada tahun 7 H di kediaman Abu Ja'far.

6. Sufyan

Nama lengkapnya adalah Abu Muhammad Sufyan bin Uyainah bin Maimun al-Hilali al Kufi. Ia sempat bertemu dengan 87 tabi’in dan mendengar hadits dari 70 orang diantara mereka. Yang paling terkenal diantaranya adalah Ja’far ash-Shadiq, Humaid ath-Thawl, Abdullah bin Dinar, Abu az-Zanad dan Shalih bin Kaisan. Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata mengenai dirinya : ”Dia (sufyan bin Uyainah) seorang yang Tsiqah, Hafidz, dan seorang yang ahli fiqh, Boleh jadi dia melakukan Tadlis tetapi dari orang orang yang terpercaya”.
Ia meriwayatkan hadits sekitar 7.000 hadits, Imam Syafi’I memberikan kesaksian atas keilmuannya : “Andaikata tidak ada Malik dan Ibnu Uyainah, niscaya hilang ilmu Hijaz”.
Ia wafat pada tahun 198 H di Makkah dalam usia 91 tahun.

7. Az-Zuhri

Nama sebenarnya adalah Muhammad bin Muslim bin Abdullah, alim dan ahli fiqh. Al-Laits bin Sa’ad berkata: “Aku belum pernah melihat seorang alimpun yang lebih mumpuni dari pada az-Zuhri, kalau ia berbicara untuk memberi semangat, tidak ada yang lebih baik dari pada dia, bila dia berbicara tentang sunnah dan al-Qur’an pembicaraanya lengkap“.Ibnu Syihab az-Zuhri tinggal di Ailah sebuah desa antara Hijaz dan Syam, reputasinya menyebar sehingga ia menjadi tempat berpaling bagi para ulama Hijaz dan Syam. Selama delapan tahun Ibnu Syihab az-Zuhri ia tinggal bersama Sa’id bin Al-Musayyab di sebua desa bernama Sya’bad di pinggir Syam. Disana pula ia wafat pada tahun 125 H. Kekuatan hapalan dan kecermatan az-Zuhri dapat disimak oleh Hisyam bin Abdul Malik pernah ia meminta untuk mendiktekan kepada beberapa orang anaknya, dan az-Zuhri ternyata mampu mendiktekan 400 hadits. Setelah keluar dari rumah Hisyam dan kepada yang lainpun ia menceritakan 400 hadits tersebut. Setelah sebulan lebih ia bertemu lagi dengan az-Zuhri, Hisyam berkata kepadanya “Catatanku dulu itu telah hilang “, kali ini dengan memanggil Juru tulis az-Zuhri mendiktekan lagi 400 hadits tersebut. Hisyam mengagumi kemampuan az-Zuhri,.
Kecermatan dan penguasaan hadits oleh az-Zuhri membuat Amr bin Dinar mengakui keutamaanya dengan berkata :”Aku tidak melihat ada orang yang yang pengetahuannya terhadap hadits melebihi az-Zuhri”.

8. Ibnu Abi Umar

Ibnu Hajar Al-Asqolani mengatakan bahwa Ibnu Abi Umar adalah Muhammad Ibn Yahya Ibn Abi 'Umar Al-'Adni. Nama lengkap beliau adalah Muhammad Ibn Yahya Ibn Abi Umar Al-Adnani atau disebut dengan Abu 'Abdillah Al-Hafidh, tinggal di Mekkah. Beliau meriwayatkan hadits dari ayahnya, Ibnu Uyainah, Fudhail Ibn Iyadh, Abd Al-Aziz Al-Darowardi, Abd Al-Wahab Al-Tsaqofi, Abd Al-Rozaq, Abdullah Ibn Mu'adz Al-Shona'i, Abd Al-Majid Ibn Abi Rowad, Marwan Ibn Mu'awiyah, dan lain-lain. Ibnu Hibban menyatakan bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang kuat hafalannya. Ibnu Hatim dari ayahnya mengatakan bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang sholih namun terkadang lupa bahkan Ibnu Hatim menyatakan pernah mendapatkan hadits maudhu' dari Muhammad Ibn Yahya yang diriwayatkan dari Ibnu Uyainah. Meskipun demikian, Ibnu Hatim tetap mengakui bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang jujur. Diriwayatkan darinya hadits-hadits dari Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Imam Nasa'i dan Imam Ibnu Majah. Beliau wafat pada bulan Dzulhijjah tahun 243 M.

C. Imam Nasa'i


1. Abi Said

Ja'tsal ibn Ha'an Ibn 'Amr Abu Sa'id Al-Ro'iniy al-Qutabani al-Mishri. Beliau meriwayatkan hadits dari Abu Tamim al-Jaisyani. Khalifah Umar Ibn Abd Al-Aziz pernah mengutus Abu Said ke daerah barat untuk mengajar Al-Qur'an. Abu Said adalah salah satu Ahli Al-Qur'an dan juga ahli Fiqih. Beliau adalah Qadhi al-Jund di daerah Afrika. Beliau wafat pada tahun 115. Ibnu Hibban mengatakan bahwa Abu Said adalah seorang tsiqoh.

2. Ubaidillah

Ubaidillah Ibn Abdullah Ibn Al-Harits Ibn Naufal Ibn Abd Al-Muthalib Ibn Hasyim. Dia meriwayatkan hadits dari ayahnya dan diriwayatkan hadits-hadits darinya oleh putranya "Ashim Ibn Ubaidillah Al-Umri" dan Muhammad Ibnu Tsabit Al-Banani. Imam Nasa'i meriwayatkan hadits dari Ubaidillah Ibn Abdullah dari Ibnu Bandar dari Ibnu Mahdi dari Sufyan dari Ashim Ibnu Ubaidillah dari Ibnu Abdullah dari harits dari ayahnya "Ubaidillah". Ibnu Hibban mengatakan bahwa Ubaidillah Ibn Abdullah termasuk Ats-Tsiqoh.
  
3. Abu daud

Ibnu Dasah dan Abu ‘Ubaid Al Ajuri berkata; Sulaiman bin al Asy’ats bin Ishaq bin Basyir bin Syadad. Pendapat ini di perkuat oleh Abu Bakr Al Khathib di dalam Tarikhnya. Dan dia dalam bukunya menambahi dengan; Ibnu ‘Amru bin ‘Imran al Imam, Syaikh as Sunnah, Muqaddimu al huffazh, Abu Daud al-azadi as-Sajastani, muhaddits Bashrah. Beliau dilahirkan pada tahun 202 H. Iman Abu Daud adalah salah satu Iman yang sering berkeliling mencari hadits ke negri-negri Islam yang ditempati para Kibarul Muhadditsin, beliau mencontoh para syaikhnya terdahulu dalam rangka menuntut ilmu dan mengejar hadits yang tersebar di berbagai daerah yang berada di dada orang-orang tsiqat dan Amanah. Dengan motivasi dan semangat yang tinggi serta kecintaan beliau sejak kecil terhadap ilmu-ilmu hadits, maka beliau mengadakan perjalanan (Rihlah) dalam mencari ilmu sebelum genap berusia 18 tahun.


4. Umar Ibn Syuaib

5. Khubaib

Nama lengkapnya adalah Khubaib Ibn Abdillah Ibn Zubair Ibn Al-Awam Al-Asadi. Diceritakan oleh ayahnya dan putra Khubaib "Az-Zubair" bahwa Khubaib adalah putra tertua dari Abdullah. Khubaib merupakan Ahli Hadits dan ahli ibadah. Ibnu Hibban mengatakan bahwa Khubaib termasuk orang yang kuat ingatannya dan termasuk ke dalam golongan Tsiqoh . Khubaib Ibn Abdillah wafat pada tahun 93 H. Khubaib menjadi salah satu Rowi dari jalur imam Nasa'i dan lebih dikenal dengan Ibnu Abdillah.

6. Abdul warots

Nama lengkap Beliau adalah Abd Al-Warots Ibn Abi Hanifah Al-Kufi, kadang disebut dengan Abd Al-Akram, namun sebagian pendepat mengatakan bahwa Abd Al-Akram adalah saudaranya. Beliau meriwayatkan hadits dari ayahnya, Ibrahim At-Taimiy, dan As-Syu'biy. Ibnu Abi Hatim mengatakan bahwa Abu Hatim berkata kepadanya: Abd Al-Warats adalah seorang Syekh. Abu Hatim juga mengatakan bahwa Abd Al-Warats adalah seorang yang jujur. Ibnu Hibban, Abu Zar'ah, Imam Nasa'i dan lain-lain menyatakan bahwa Abd Al-Warats seorang yang kuat hafalannya. Beliau wafat di Bashrah bulan Muharaam tahun 180 H.

7. Abu Muammar

Nama lengkap beliau adalah Sa'id Ibn Khutsaim Ibn rosyd al-Hilaliy al_kufi dan dijuluki dengan abu Mu'ammar. Abu Mu'ammar meriwayatkan hadits dari saudaranya Mu'ammar, Aiman Ibn Nabil, neneknya Umm Khutsaim Rob'iyyah binti 'Iyadh, Handholah Ibn Abi Sufyan, Zaid Ibn 'Ali Ibn Husain, Ibnu Syabromah, Muhammad Ibn Kholid Al-Dhobiy, dan lain-lain. Syai'iy, Qodriy, Ibnu Mu'in, Ibnu Hiban dan lain-lain mengatakan bahwa Abu Muammar adalah tsiqoh meskipun ada beberapa ulama yang mengatakan bahwa abu Mu'amar belum mencapai derajat tsiqoh. Imam Tirmidzi menganggap shohih beberapa hadits dari Abu Mu'ammar. Beliau wafat pada tahun 180 H. Diriwayatkan darinya hadits-hadits imam sittah (Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah)

8. Musaddad

Nama lengkap Beliau adalah musaddad Ibn Musrohad Ibn Musrobil Al-Bashriy Al-Asadiy  Abu Al-Hasan Al-Hafidh. Beliau meriwayatkan hadits dari abdullah Ibn Yahya Ibn Abi katsir, Hasyim, Yazid Zurai', 'Isa Ibn Yunus, Fudhail Ibn 'Iyadh, Mahdi Ibn Maemun, Juwairiyah Ibn Asma', Ja'far Ibn Sulaiman, Hamad Ibn Zaid, Abu Al-Ahwash, Abd Al-Wahid Ibn Ziyad, Abd Al-Waris Ibn Sa'id, Muhammad Ibn Jabir, Al-Sahimiy, Mu'tamar Ibn Sulaiman, Adzam Ibn Amr, Abi 'Uwanah, Yusuf Ibn Al-Majisyun, Abu Al-Aswad Hamid Ibn Al-Aswad, Jarah Ibn Malih, dan lain-lain. Imam Ahmad Ibn Hanbal mengatakan bahwa Musaddad adalah seorang yang jujur dan yang ditulis darinya adalah benar. Ja'far Ibn Abi Utsman berkata: saya berkata kepada Ibnu Mu'in tentang orang yang diambil tulisannya di Bashrah, Ibnu Mu'in berkata: saya menulis kitab dari Musaddad karena dia seorang tsiqoh. Perkataan tersebut dikuatkan oleh Imam Nasa'i yang mengatakan bahwa Musaddad adalah seorang yang tsiqoh. Menurut Imam Bukhori, Musaddad wafat pada 228 H. Diriwayatkan darinya hadits-hadits Bukhori, Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa'i.

D. Ibnu Majjah


1. Ibnu Abbas

`Abdullah bin `Abbas bin `Abdul Muththalib bin Hasyim lahir di Makkah tiga tahun sebelum hijrah. Ayahnya adalah `Abbas, paman Rasulullah, sedangkan ibunya bernama Lubabah binti Harits yang dijuluki Ummu Fadhl yaitu saudara dari Maimunah, istri Rasulullah. Beliau dikenal dengan nama Ibnu `Abbas. Selain itu, beliau juga disebut dengan panggilan Abul `Abbas. Dari beliau inilah berasal silsilah khalifah Dinasti `Abbasiyah.
Ibnu `Abbas adalah salah satu dari empat orang pemuda bernama `Abdullah yang mereka semua diberi titel Al-`Abadillah. Tiga rekan yang lain ialah ‘Abdullah bin `Umar (Ibnu `Umar), `Abdullah bin Zubair (Ibnu Zubair), dan `Abdullah bin Amr. Mereka termasuk diantara tiga puluh orang yang menghafal dan menguasai Al-Qur’an pada saat penaklukkan Kota Makkah. Al-`Abadillah juga merupakan bagian dari lingkar `ulama yang dipercaya oleh kaum muslimin untuk memberi fatwa pada waktu itu.

2. Thowus

Nama lengkap Beliau adalah Thowus Al-Kaisan, seorang ahli fiqih dan ahli hadts pada masanya. Perjalanan yang terkenal adalah proses perdebatan dengan khalifah Sulaiman Ibn Abdul Malik. Di antara perdebatan antara Thawus dan Khalifah adalah Thaawus berkata, “Ketika aku merasa bahwa amirul mukminin telah sampai kepada keinginannya dan tidak tersisa apa yang akan ditanyakannya. Aku berkata dalam diriku, ‘Sesungguhnya majlis ini adalah majlis yang Allah akan menanyaimu tentangnya wahai Thaawus.!” Kemudian aku menghadap kepadanya dan berkata, ‘Wahai amirul mukminin, sesungguhnya ada batu besar berada di tepi sumur di jurang Jahannam. Ia terus menggelinding di sumur tersebut selama tujuh puluh tahun hingga sampai pada dasarnya. Tahukah anda untuk siapa Allah menyiapkan satu sumur dari sumur-sumur Jahannam ini wahai amirul mukminin?.”
Tanpa berpikir, ia pun menjawab, “Tidak.” Kemudian ia kembali kepada dirinya dan berkata, “Aduh celaka, untuk siapa Allah menyiapkannya.?”
Aku menjawab, “Allah telah menyiapkannya untuk orang yang telah Dia jadikan sebagai wali dalam hukum-Nya kemudian ia berbuat aniaya.!”

3. Ibrahim bin Maesaroh

Ibrahim Ibn Maesaroh Al-Thoifiy dilahirkan di Makkah. Meriwayatkan hadits dari Anas, Wahab Ibn Abdullah, Ibn Qarib, Sa'id Ibn Jabir, Amr Ibn Syarid, dan lain-lain. Imam Humaidi dari Sufyan berkata bahwa Ibrahim Ibn Maesaroh adalah seorang yang kedua matamau akan jarang melihatnya. Hamid al-Balkhi dari Sufyan berkata bahwa Ibrahim Ibn Maesaroh adalah orang yang paling tsiqoh dan paling jujur. Imam Ahmad, Imam Yahya, Imam Al-'Ajali, Imam nasa'i mengatakan bahwa Ibrahim Ibn Maesaroh adalah seorang yang kuat hafalannya. Menurut Imam Bukhori, Ibrahim ibn Maesaroh wafat pada kira-kira tahun 132 H. Diriwayatkan darinya hadits-hadits Imam sittah (Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibn Majah)

4. Muhammad bin Muslim 

Muhammad Ibn Muslim Ibn Tadrus dan dikenal dengan Abu Zubair al-Asadiy Al-Makkiy. Dia meriwayatkan hadits dari 'Ubaidillah empat. Selain itu dia juga meriwayatkan hadits dari Siti Aisyah, Jabir, Abu Thofil, Said Ibn Jabir, Ikrimah, Thowus, Sofyan Ibn Ubaidillah Ibn Shofyan Ibn Ubaid Ibn Amr, Ali Ibn Abdillah Al-Bariqiy, dan lain-lain. Ya'la Ibnu 'Atha' berkata: Abu Zubair pernah bercakap-cakap denganku dan memang  Abu Zubair adalah manusia yang paling sempurna aqalnya dan lebih kuat hafalannya. Harb Ibn Isma'il pernah bertanya kepada Imam Ahmad tentang Abu Zubair, Imam Ahmad berkata saya lebih suka kepada Abu Zubair daripada Sufyan karena Abu Zubair lebih 'alim tentang hadits daripada sufyan dan tidak ada keburukan pada Abu Zubair. Imam Nasa'i mengatakan bahwa Abu Zubair adalah tsiqoh. Imam Malik mengambil hadits dari riwayat Abu Zubair, dan imam Malik tidak mengambil suatu riwayat hadits kecuali dari seorang yang tsiqoh. Diriwayatkan darinya hadits-hadits dari Imam sittah (Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majahi).

5. Said bin Sulaiman

Nama lengkapnya adalah Said Ibn Sulaiman Al-Dhobyi Abu 'Utsman Al-Wasithi dan dikenal juga dengan Al-Sa'duwiyah, tonggal d Baghdad. Meriwayatkan hadits dari Sulaiman Ibn Katsir, Sulaiman Ibn Al-Mughiroh, Hamad Ibn Sulaiman, Laits Ibn Sa'id, Mubarak Ibn Fadholah, Zuhair Ibn Mu'awiyah, dan lain-lain. Abu Hatim mengatakan bahwa Said Ibn Sulaiman adalah seorang yang kuat hafalannya dan dapat dipercaya bahkan kemungkinan Said Ibn Sulaiman yang paling kuat. Al-Ajili juga mengatakan bahwa Said Ibn Sulaiman adalah tsiqoh. Ibnu Sa'id mengatakan Said Ibn Sulaiman adalah tsiqoh dan banyak hadits ang diriwayatkannya. Diriwayatkan darinya hadits-hadits dari Imam sittah yaitu Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah.  

6. Muhammad bin Yahya

Nama lengkap beliau adalah Muhammad Ibn Yahya Ibn Abi Umar Al-Adnani atau disebut dengan Abu 'Abdillah Al-Hafidh, tinggal di Mekkah. Beliau meriwayatkan hadits dari ayahnya, Ibnu Uyainah, Fudhail Ibn Iyadh, Abd Al-Aziz Al-Darowardi, Abd Al-Wahab Al-Tsaqofi, Abd Al-Rozaq, Abdullah Ibn Mu'adz Al-Shona'i, Abd Al-Majid Ibn Abi Rowad, Marwan Ibn Mu'awiyah, dan lain-lain. Ibnu Hibban menyatakan bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang kuat hafalannya. Ibnu Hatim dari ayahnya mengatakan bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang sholih namun terkadang lupa bahkan Ibnu Hatim menyatakan pernah mendapatkan hadits maudhu' dari Muhammad Ibn Yahya yang diriwayatkan dari Ibnu Uyainah. Meskipun demikian, Ibnu Hatim tetap mengakui bahwa Muhammad Ibn Yahya seorang yang jujur. Diriwayatkan darinya hadits-hadits dari Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Imam Nasa'i dan Imam Ibnu Majah. Beliau wafat pada bulan Dzulhijjah tahun 243 M.
Share this post :

+ Komentar + 1 Komentar

Anonim
Selasa, Februari 01, 2022 6:57:00 PM

Lucky Club Review 2021 ▷ Claim up to €100 & 200 Free Spins
Lucky Club casino review - a fresh look at the game selection, game design, luckyclub game design, payouts & promotions. Rating: 3.8 · ‎Review by luckyclub.live

Posting Komentar

mp3 Nadzom Alfiyyah

Muqaddimah pengarang
Bab Kalam dan susunannya
Bab Mu'rab dan Mabni
Bab Nakiroh dan Ma'rifat
Bab Isim Alam
Bab Isim Isyaroh
Bab Isim Maushul
Bab Ma'rifat dg Alat ta'rif
Bab Ibtida'
Bab Kana dan Saudaranya
==> Nadzom Mp3 Lainnya Klik :::..
 
Support : Info CPNS Terbaru | Info Lowongan Kerja | Grosir Label Baju
Copyright © 2014. Santri Sujudiyyah Kreatif - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger